| CUACA |
 |
Surabaya 25-30°C |
 |
Malang 20-29°C |
 |
Pasuruan 19-31°C |
 |
Madiun 23-31°C |
 |
Pacitan 23-30°C |
 |
Banyuwangi 23-32°C |
 |
Sumenep 26-31°C |
 |
Bawean 25-32°C |
 |
Rata2 19-32°C | | |
Source: BMG Indonesia |
| |
24/12/2009
|
| |  PIPA OVERFLOW HILANG, BPLS TAK BISA UKUR DEBIT LUMPUR
Selasa, 21 April 2009 14:14:13Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) saat ini tidak mengukur debit lumpur secara detil akibat jebol tanggul cincin awal April lalu. Karena jebol, pipa overflow ikut tenggelam.
“Kami harus kerja ekstra lagi karena tanggul cincin di sekitar semburan sudah jebol, apalagi sekarang masih masuk musim penghujan,” kata Humas BPLS, Achmad Zulkarnaen dikantornya, Selasa (21/4).
Karena musim hujan, progres pembangunan tanggul hanya dapat dilakukan di beberapa lokasi, yaitu tanggul luar Renokenongo dari P83 – P83+300 yang telah +11,00, penimbunan dan pemadatan tanggul Glagaharum P82 – P83, dan saat ini telah mencapai elevasi +11,00 m, dan pembangunan tanggul baru Kedungcangkring – Besuki (Kebes) P90 – P96 di desa Besuki Timur telah mencapai elevasi rata-rata +6,50 m. Kolam Kebes yang semula akan digunakan sebagai tempat penampungan luapan lumpur, selanjutnya akan digunakan sebagai kolam air (reservoir) injeksi untuk mendukung operasi mekanisasi pompa lumpur.
Sementara itu, penurunan subsiden terbesar antara Januari-Pebruari 2009 sebesar 0,80 cm terjadi pada BM-12 yang terletak di sebelah selatan P36, sedangkan penurunan terbesar antara Januari-Pebruari 2009 sebesar 34 cm terjadi pada BM-W12 yang terletak di sebelah barat P21.Tanggul penahan luapan lumpur di P10D – P70 – P67 (tanggul Siring – Osaka – eks PerumTAS1 – Glagaharum) mengalami penurunan. Pada 10 Pebruari 2009 terjadi amblesan (berupa lubang) di tanggul di lokasi sekitar P21A dekat Tugu Kuning. Lubang kemudian ditutup dengan material tanggul yang sejenis. Penurunan maksimum di Jalan Arteri Porong terjadi pada Sta 31+700 sebesar 13,4 cm pada bulan lalu, sekarang bergeser ke Sta 31+200 sebesar 20,3 cm. Pengukuran yang dilakukan di jalur U-gutter Jatirejo – Ketapang menunjukkan penurunan maksimum sebesar 12,6 cm yang terjadi di sekitar Tugu Kuning. Penurunan rata-rata sebesar 7,3 cm per bulan. Terjadi patahan/penurunan jalan entrance pintu tol Porong sebesar ± 6 cm.
Pengaliran luapan lumpur ke utara dari jebolan tanggul di pusat semburan dan overflow di titik 43, telah mengisi secara dahsyat (kolam Siring – Perum TAS – Renokenongo) dengan pola radial yang tidak simetris. Pengaliran keselatan Kali Porong melalui pond utama dengan mekanisme kanal timur, telah berhenti.
Gas metana muncul di banyak tempat di luar Peta Area Terdampak (PAT) yakni di sumur-sumur penduduk, dari sumur bor air dangkal (< 10m) dan dalam (> 60 m), di sawah, sungai, bahkan lewat retakan-retakan rumah. Hingga akhir Pebruari 2009, kurang lebih 83 semburan gas (bubble) dengan berbagai bentuk (aktif tinggal 57 lokasi), karakter dan lifetime yang berbeda telah teridentifikasi meliputi wilayah pemantauan di 13 Desa di luar PAT yaitu: Mindi, Pejarakan, Glagaharum, Siring, Jatirejo, Pamotan, Ketapang, Kali Tengah, Gempolsari, Keboguyang, Besuki, Kedungcangkring dan Gedang. Beberapa bubble telah dilakukan separasi selain untuk menghilangkan baunya, juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan misalnya dibakar dengan sengaja.
Kali Porong dapat menyalurkan debit sebesar 1.295 m3/det saat debit sungai mencapai puncaknya. Dengan adanya debit yang cukup besar pada Januari dan Pebruari 2009, alur sungai Kali Porong yang pada Oktober 2008 masih dipenuhi lumpur saat ini telah pulih kembali.
BPLS Semakin Serius
Sementara itu, menjelang HUT Lumpur Lapindo 29 Mei 2009, BPLS semakin serius dan terus memacu tim untuk menangani Lumpur Sidoarjo.
Achmad Zulkarnaen mengatakan, tugas utama BPLS adalah menangani semburan lumpur baik semburan utama maupun semburan baru, menangani luapan lumpur yang masuk Peta Area Terdampak (PAT), penanganan masalah ekonomi sosial, serta penanganan infrastruktur.
Sampai April 2009, tiga desa yang terkena dampak Lapindo, yakni Desa Besuki, Kedungcangking, dan Pejarakan sesuai Perpres No 48/2008 tentang Perubahan Atas Perpres No14/2007 yang utamanya mengatur penanganan masalah yang terjadi di tiga desa tersebut.
Di HUT, BPLS juga mengadakan serangkaian kegiatan social, seperti penanaman tanaman bakau dihilir sungai porong, tirakatan, dan pemberian santunan kepada korban lumpur Sidoarjo. *(Raa)
|
|
TABLOID POTENSI |
Tabloid Potensi merupakan media cetak bulanan yang diterbitkan oleh Dinas Informasi dan Komunikasi Pemprov. JATIM.
| |