|
|  KOPER ANGGOTA JAMAAH SOBEK Rabu, 16 Desember 2009 14:52:01
Salah satu koper anggota jamaah haji sobek, akibatnya barang yang di dalamnya ada yang hilang. Hal ini baru diketahui saat sampai di hotel pertama kali di Madinah.
Humas Panitia Penyelengara Ibadah Haji (PPIH) Asrama Haji Debarkasi Surabaya Nur Yasin Shirotol Mustaqim di Asrama Haji Surabaya, Rabu (16/12) mengatakan, kejadian ini menjadikan kurang menyenangkan di kloter 38.
“Sobeknya seperti disengaja, sehingga barangnya di dalam koper hilang,” ungkap Yasin menirukan penuturan ketua kloter 38 H Nursalim Saleh Sidik. Namun, nama anggota jamaah yang sobek tasnya tidak mau disebut namanya,
“Entah di mana sobeknya dan siapa yang mengambil barangnya belum jelas,” katanya. Seperti pada umumnya, tas koper jamaah saat jamaah datang ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) langsung diamankan di gudang untuk diangkut ke pesawat. “Dari pesawat ketika tiba di Madinah langsung diangkut ke hotel tempat jamaah menginap,” tambahnya.
Dijelaskannya, kalaupun itu terjadinya di AHES atau di Juanda, pasti pihak penerbangan akan melaporkan ke PPIH, karena tidak ada laporan saat pemberangkatan boleh jadi disobeknya saat di Bandara Amir Muhammad Madinah atau hotel. PPIH berharap hal tersebut tidak terjadi pada jamaah lainnya.
Sebelumnya juga ada kejadian hilangnya 18 paspor petugas kru Pesawat Garuda Air Lines. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (5/12) saat kelompok terbang 4 datang pukul 21.40. “Tiba-tiba beberapa saat kemudian ada pengumuman barangkali ada jamaah yang terbawa tas yang bukan miliknya mohon diserahkan ke petugas, selain itu petugas juga keliling mencari sebuah tas milik kru Garuda.
Menurutnya, sesuai keterangan Hudi petugas Garuda di AHES, ketika di pesawat ada barang-barang jamaah yang diletakkan bagian belakang pesawat yang seatnya kosong berdekatan dengan tas kru Garuda. Saat jamaah turun ternyata tas tersebut hilang, kemungkinan terbawa oleh jamaah, oleh karena itu jamaah kloter 4 di Hall Zaitun diperiksa barangkali ada yang secara tidak sengaja membawa tas tersebut.
Berbeda dengan pemberangkatan, Bus Damri yang digunakan untuk mengangkut jamaah haji setiap hari di parkir di garasi Damri. Sedangkan Bus Aero Tranportations masih di parkir di Asrama haji. Jarang terlihat bus-bus yang di parkir di halaman depan, karena jamaah pulang waktunya tidak bersamaan.
“Apabila dalam satu hari ada tiga kloter pemulangan dan waktunya hampir bersamaan maka akan terlihat bus-bus parkir di halaman depan asrama. Biasanya dalam satu hari ada dua kloter yang datang, waktunyapun berjauhan,” katanya.
Hari ini akan datang kloter dari Kota Surabaya yang tergabung di kloter 42 tiba pukul 13.54, sedangkan kloter 45 dari Kabupaten Gresik tiba pukul 21.10. “Tidak ada pengurangan armada bus untuk pemulangan, sama dengan pemberangkatan,” katanya. *(oby)
|
|
TABLOID POTENSI |
Tabloid Potensi merupakan media cetak bulanan yang diterbitkan oleh Dinas Informasi dan Komunikasi Pemprov. JATIM.
| |