|
|  KLOTER 22 TUNGGU SEJAM UNTUK PROSES PENERIMAAN DI AHES Rabu, 9 Desember 2009 15:00:54
Hampir satu jam kelompok terbang (kloter) 22 menunggu untuk proses penerimaan jamaah haji di Arama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Hal ini dikarenakan keterlambatan kloter 19 dan 21.
Humas Panitia Peyelengara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Nur Yasin Shirotol Mustaqim di AHES, Rabu (9/12) mengatakan, kloter 19 dan 21 terlambat datang disebabkan padatnya jadwal penerbangan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. “Biasanya untuk gelombang pertama jadwal pemulangan jamaah haji lebih padat dibandingkan gelombang kedua. Ini dikarenakan banyak jamaah yang ingin segera pulang,” ujarnya.
Jamaah haji kloter 19 dan 21 semula dijadwakan tiba pukul 06.15 berubah menjadi 07.17 dan kloter 21 seharusnya tiba 03.40 menjadi 07.35, sedangkan kloter 22 seharusnya tiba pukul 06.10 menjadi 07.30. Untuk proses pemeriksaan jamaah kloter 22 menunggu proses jamaah kloter 19 dan 21 selesai terlebih dahulu. Kloter 19 tiba di AHES langsung diterima di Hall Mina, sedang kloter 21 diterima di Hall Zaitun.
Karena hall untuk penerimaan hanya ada 2, maka jamaah kloter 22 harus bersabar menunggu selesainya kloter sebelumnya. Kloter 22 sampai di Asrama Haji Surabaya sekitar pukul 10.00 dan baru bisa diterima di Hall Zaitun pada pukul 10.55, setelah proses kloter 21 selesai.
Pada saat menunggu, sebagian jamaah ada yang tetap di bus yang diparkir di sepanjang jalan timur AHES, ada juga yang keluar untuk sekadar merokok, berbelanja, dan ke toilet. Ada pula yang duduk-duduk dibawa pohon, saat ditanya kenapa tidak di bis aja? Sepasang suami istri itu menjawab panas dan muka terasa panas.
Saat ada pengumuman dari PPIH supaya para jamaah segera kembali ke bis masing-masing, dengan maksud agar busnya mendekat ke Hall Zaitun. Jamaah mengambil inisiatif sendiri berbondong-bondong berjalan dari bus mereka dengan membawa barang bawaan dan tas tenteng mereka menuju Hall Zaitun.
Kloter 19 tiba dengan 450 orang jamaah dan 5 petugas, kloter 21 datang dengan 444 orang jamaah dan 5 petugas, 1 tunda pulang karena sakit dan masih dirawat di RSAS King Faishal Makkah atas nama Hayi Lamsi Kejo Bin Lamsi asal Kabupaten Pasuruan. Sampai dengan hari ini (9/12) pukul 12.00 yang sudah datang ada 22 kloter dengan jumlah 9.780 orang jamaah dan 110 petugas, sehingga total 9.890 orang.
Untuk diketahui, kloter 20 dari Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah tiba di Bandara Juanda melanjutkan penerbangan domestic menuju NTB.
*(oby)
|
|
TABLOID POTENSI |
Tabloid Potensi merupakan media cetak bulanan yang diterbitkan oleh Dinas Informasi dan Komunikasi Pemprov. JATIM.
| |