|
|  LAGI, KLOTER JATIM TERLAMBAT DATANG Selasa, 8 Desember 2009 15:03:24
Sekali lagi, jamaah kelompok terbang (kloter) Jatim mengalami keterlambatan datang di tanah air. Kali ini, keterlambatan dialami kloter 16, 17, dan 18. Sebelumnya, kloter 1, 2, 3, 4, 5, dan 10 juga mengalami keterlambatan datang.
Humas Panitia Penyelengara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Nur Yasin Shirotol Mustaqim di Asrama Haji Surabaya, Selasa (8/12) mengatakan, keterlambatan kloter 16, 17, dan 18 disebabkan padatnya jadwal penerbangan di bandara King Abdul Aziz Jeddah. Semula, kloter 16 dijadwalkan tiba pukul 23.10 WIB, kloter 17 pukul 01.10 WIB dan kloter 18 pukul 03.10 WIB. Kloter 16 akhirnya tiba pukul 06.30 WIB, kloter 17 tiba pukul 06.51 WIB dan kloter 18 tiba pukul 07.10 WIB. “Kedatangan kloter 16 sampai 18 hampir bersamaan sehingga, untuk kloter 18 agar dapat masuk asrama menunggu kloter 16 dan 17 selesai penerimaan,” katanya.
Seperti dijadwalkan untuk kloter genap akan di terima di Hall Zaitun dan kloter ganjil di Hall Mina. Namun, untuk hari ini, kloter 18 akan dimasukkan di salah satu hall yang selesai terlebih dahulu. Umumnya penerimaan jamaah haji membutuhkan waktu tiga jam. Kloter 16 dan 17 merupakan jamaah dari kabupaten Malang, sedangkan 18 jamaah dari Lumajang.
Sebelumnya, jamaah kloter 10 dari Kota Surabaya juga mengalami keterlambatan selama 12 jam. Peristiwa itu terjadi saat jamaah menunggu keberangkatan pesawat Saudi Arabian Airlines (SAA) 5562. Sesuai jadwal, sekitar 450 jamaah tersebut mestinya berangkat Sabtu (5/12) pukul 05.30. Namun, karena ketidaksiapan pesawat, mereka baru berangkat pukul 17.30.
Hal serupa juga terjadi pada pemulangan kloter 1 yang dijadwalkan tiba di tanah air pukul 10.10 WIB. Kloter yang datang terlebih dahulu yakni kloter 2 pada 12.30 WIB. Jamaah haji tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada 14.00 WIB. Sedangkan kloter 4 juga mengalami keterlambatan yang disebabkan tas milik kru Garuda yang diperkirakan terbawa jamaah. Tas tersebut berisi dokumen penting yaitu 18 paspor kru Garuda.
Salah satu jamaah haji dari kabupaten Malang, KH M Basori Alwi mengatakan, pelayanan haji tahun ini lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini sesuai dengan pengalamannya yang hampir tiap tahun pergi haji.
“Salah satu indikasi pelayanan haji tahun ini lebih baik yakni, proses keluar masuk bandara lebih lancar dan cepat. Selain itu, makanan juga berlimpah,” ujar Pengasuh Pesantren Ilmu Al-Quran (PIQ) Singosari Malang. *(oby)
|
|
TABLOID POTENSI |
Tabloid Potensi merupakan media cetak bulanan yang diterbitkan oleh Dinas Informasi dan Komunikasi Pemprov. JATIM.
| |