|
|  SEBANYAK 130 CJH TUNDA KEBERANGKATAN KE TANAH SUCI Senin, 16 Nopember 2009 13:59:19
Sebanyak 130 Calon Jamaah Haji (CJH) menunda keberangkatannya ke Tanah Suci. Dari 130 jamaah ada sekitar 46 jamaah yang benar-benar membatalkan keberangkatannya (1430 H/2009 M).
Humas PPIH Asrama Haji Embarkasi Surabaya (PPIH) Sugianto di AHES, Senin (16/11) mengatakan, sebagian besar pembatalan itu disebabkan wafat di daerah (25 orang), 2 orang batal karena tidak mau melakukan vaksinasi meningitis, sisanya karena hamil dan suaminya batal karena istrinya hamil.
Sedangkan, 84 CJH yang gagal berangkat masih bisa berangkat untuk tahun depan. “Kapanpun mereka mau berangkat pasti akan mendapat nomor porsi,” katanya. Dikatakannya, bagi CJH yang benar-benar batal atau membatalkan diri (dengan surat pernyataan) paspor mereka harus dikirim ke Depag Pusat untuk proses pembatalan visanya. Tahap pertama sudah 40 paspor telah dibatalkan visanya, berikutnya tahap kedua 6 paspor lagi akan segera kita kirim ke pusat,
Bagi mereka yang karena tertentu harus menunda keberangkatannya, masih ada peluang berangkat dengan kloter berikutnya. Dengan suatu syarat masih ada kloter yang seatnya masih memungkinkan diisi. “Tapi kalau sampai akhir pemberangkatan tidak ada kloter yang seatnya kosong, dengan sendirinya mereka harus menunggu sampai musim haji tahun berikutnya” ujarnya.
Untuk jamaah yang tahun ini menunda keberangkatannya dan berangkat tahun berikutnya, biaya ibadah haji akan disesuaikan dengan tahun depan. “Mereka nanti akan melunasi BPIH lagi jadi biayanya akan disesuaikan,” ungkapnya.
Saat ditanya adanya CJH yang lolos mendapatkan visa tanpa vaksin meningitis Sugianto menjawab, mungkin petugas ada yang kecolongan satu atau dua orang. Namun, akan tetap dilakukan pemeriksaan di AHES sebelum berangkat ke Tanah Suci. Terbukti dua jamaah asal Sidoarjo menunda keberangkatannya karena tidak mau di vaksin meningitis.
Kapala Bagian Dokumen PPIH Hj Hikmah mengatakan, pembatalan visa tersebut bertujuan di antaranya untuk menghindari penyalagunaan visa. khusus CJH yang membatalkan keberangkatannya tahun ini, kemudian selama tidak mengambil Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji (BPIH) nya, maka dengan sendirinya paspornya masih aktif.
CJH yang menunda pemberangkatanya tahun ini, ada peluang berangkat menjalankan Rukun Islam ke lima kapan saja yang mereka kehendaki. Sebaliknya apabila BPIH mereka tarik, maka sudah tidak punya porsi sama sekali. Kalau mereka mau mendaftar lagi, maka kesempatannya mengikuti porsi yang sedang berjalan.
Dari pemberangkatan hari ini, kloter 76 asal Kota Surabaya banyak CJH yang membawa payung. Selain payung CJH yang akan diterbangkan menuju Jeddah ini banyak yang membawa Rice Cooker (penanak nasi) yang di dalamnya ada sambal pecel. “Pak saya ambil sambel pecelnya boleh, ini kering kok,” pinta Sriatanti Waris Santoso pada petugas Angkasa Pura yang memeriksa barang bawaan jamaah haji.
Sampai saat ini hampir 100 ribu jamaah sudah memasuki Kota Suci Makkah. Setelah melaksanakan umroh haji mereka harus tinggal di Makkah sampai pelaksanaan ibadah haji tanggal 9 sd 13 Dzulhijah 1430 H (25 sd 29 November 2009 M). *(oby)
|
|
TABLOID POTENSI |
Tabloid Potensi merupakan media cetak bulanan yang diterbitkan oleh Dinas Informasi dan Komunikasi Pemprov. JATIM.
| |