| CUACA |
 |
Surabaya 25-30°C |
 |
Malang 20-29°C |
 |
Pasuruan 19-31°C |
 |
Madiun 23-31°C |
 |
Pacitan 23-30°C |
 |
Banyuwangi 23-32°C |
 |
Sumenep 26-31°C |
 |
Bawean 25-32°C |
 |
Rata2 19-32°C | | |
Source: BMG Indonesia |
| |
24/12/2009
|
| | BERITA UTAMA :
Kejuaraan Bridge Piala KONI Surabaya 2009
GBS GELAR KEJUARAAN JUNIOR TINGKAT JATIM Jumat, 20 Nopember 2009 14:41:10
Pengurus Kota (Pengkot) Gabungan Bridge Surabaya (GBS) siap menggelar Kejuaraan Bridge Junior Tingkat Jawa Timur dengan memperebutkan Piala KONI Surabaya 2009, yang akan dilaksanakan di Kampus Universitas Surabaya (Ubaya) Jl Tenggilis, 29 November.
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Pengurus Kota (Pengkot) GBS, Sentot Brahmantyo, ketika ditemui di Surabaya,Jumat (20/11) mengatakan, pertandingan kejuaraan bridge junior terbuka Piala Koni Surabaya tahun ini hanya mempertandingkan nomor pasangan to bottom yang akan diikuti 4 kategori kelompok usia. Mulai dari Tingkat Sekolah Dasar, Menengah Pertama, Sekolah Lanjutan Atas dan Perguruan Tinggi,
“Even ini sudah menjadi kalender tetap Koni Surabaya dan Gabungan Bridge Surabaya. Dengan digelarnya even tahunan ini maka diprediksikan jumlah peserta yang hadir akan membludak. Sebab kekuataan atlet dari 23 pengcab/pengkot bridge yang ada di Jatim sudah diundang. Sedangkan pendaftaran peserta akan ditutup hari Rabu, (25/11),” ungkapnya.
Kalender kejuaraan Piala KONI Surabaya yang setiap tahunnya digelar GBS, menurut Sentot, dapat dijadikan sebagai ajang pemantauan para atlet pendatang baru yang selama ini kemampuannya belum terpantau oleh pelatih maupun pengurus dari masing-masing pengkot/pengkab. Apalagi dengan masuknya cabang olahraga (cabor) bridge dalam salah satu alternatif ekstrakurikuler di sekolah, berati semakin bertambah kesempatan untuk memacu para murid untuk berprestasi. Sebab maksud dan tujuan program bridge masuk sekolah adalah untuk mempercepat peningkatan populasi pemain bridge di Indonesia. Memepercepat terjadinya pemerataan prestasi di seluruh daerah di Indonesia dengan meningkatkan jumlah kompetisi/turnamen.meningkatkan jumlah bibit atlet bridge potensial sehingga mempercepat proses regenerasi atlet nasional. Serta mengubah pandangan masyarakat yang mengidentikkan olahraga bridge sebagai permainan judi.
Pembinaan atlet masing-masing daerah yang ada di Jatim di cabang olahraga (cabor) bridge, menurut Sentot, mengalami perkembangan yang pesat. Hal tersebut terbukti dipesta olahraga terbesar yang ada di Jatim, yakni dipagelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II/2009 yang berlangsung di Malang Raya 5-10 Oktober, dengan munculnya kekuatan Pacitan yang merebut medali perak dan Kota Batu meraih perunggu di nomor pertandingan pasangan putra.
Sedangkan medali emas di gondol pasangan Surabaya Bambang Onggani/Firman Zainul Mentari. “Saya menyarankan para pemain bridge junior Surabaya yang berprestasi diajang Piala Walikota Surabaya dan juara di pegelaran Porprov II agar tidak tampil di even Piala KONI tahun ini. Berilah kesempatan kepada adik-adiknya untuk tampil, sebab even ini merupakan ajang laga bagi para atlet daerah.
Masuknya sederetan para atlet daerah asal Kota Batu, Kabupaten Tulungagung, Kota Kediri, dan Kabupaten Blitar yang kemampuannnya diprediksikan tidak lolos di babak semifinal malah mampu melaju hingga ke partai final diajang dua tahunan ini.
Membuktikan bahwa peningkatan prestasi para atlet di daerah semakin berkembang. Apabila kemampuan para pemain tersebut mendapatkan program latihan intensif serta ditunjang dengan banyaknya frekuensi jam terbang pertandingan yang diikuti para atlet maka dapat dipastikan kekuatan bridge Jawa Timur akan mampu berprestasi baik di level nasional maupun internasional. *(sug)
|
|
TABLOID POTENSI |
Tabloid Potensi merupakan media cetak bulanan yang diterbitkan oleh Dinas Informasi dan Komunikasi Pemprov. JATIM.
| |