PROFIL
JAWA TIMUR
LATAR BELAKANG Dalam
sejarah, Jawa Timur pernah menjadi pusat kekuasaan dan pemerintahan
raja - raja dari abad X sampai abad XIII atau dalam periode
Raja Kediri, Singosari dan Majapahit. Kerajaan Majapahit yang
berdiri tahun 1292 berhasil mencapai puncak kejayaan dengan
mempersatukan Nusantara. Kemudian dalam perkembangannya, pusat
kekuasaan berpindah ke Jakarta dan Jawa Timur menjadi pusat
Pertanian, Industri, Pendidikan dan kegiatan Keuangan, bahkan
sejak tahun 1995 Jawa Timur berhasil menyumbang 20% sampai
32% stok beras nasional.
Beberapa
komoditas unggulan Jawa Timur meliputi beras, gula , kopi,
tembakau, coklat dan karet, kayu jati dan peternakan. Hasil
perkapalan, semen, besi/baja, pupuk petrokimia, elektronik,
pharmasi dan peralatan mesin.
Akibat
krisis ekonomi, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada tahun
1999 hanya mencapai 1,18%, tetapi tahun 2000 mulai membaik,
dengan pertumbuhan positif 3,19%. Pertumbuhan ini ternyata
membawa dampak pada seluruh sektor usaha dan perdagangan yang
mulai pulih kembali. Namun, dengan pertumbuhan penduduk sebesar
1,2% dan angkatan kerja 2,3%, pertumbuhan ekonomi tersebut
belum dapat meningkatkan taraf hidup rakyat secara merata.
GEOGRAFI DAN KLIMATOLOGI
Propinsi
Jawa Timur berada diantara Propinsi Jawa Tengah dan Propinsi
Bali. Bagian utara berbatasan dengan Laut Jawa dan bagian
selatan berbatasan dengan Lautan Hindia. Luas wilayah Jawa
Timur 147.130,15 km2 terbagi atas kawasan hutan 12.261,64
km2 (26,02%), persawahan seluas 12.286,71 km2 (26,07%), pertanian
tanah kering mencapai 11.449,15 km2 (24,29%), pemukiman /
kampung seluas 5.712,15 km2 (12,12%), perkebunan seluas 1.581,94
km2 (3,36%), tanah tandus / rusak seluas 1.293,78 km2 (2,75%),
tambak / kolam mencapai 737,71 km2 (1,57%), kebun campuran
seluas 605,65 km2 (1,29%) selebihnya terdiri dari rawa/danau,
padang rumput dan lain-lain seluas 1.201,42 km2 (2,55%). Jawa
Timur memiliki 60 buah pulau yang terbesar adalah Pulau Madura.
Propinsi
ini terletak diantara 111 sampai 114.42' garis bujur timur
dan 7.12' samapai 8.48' garis lintang selatan. Dua pertiga
daratan Jawa Timur terdiri dari daerah pegunungan . Jawa Timur
memiliki 48 gunung. Salah satu diantaranya yang tertinggi
adalah Gunung Semeru yang mencapai ketinggian 3,676 meter
diatas permukaan laut dan Gunung Lamongan merupakan gunung
berapi yang terendah dengan tinggi 1.668 m.
Jawa
Timur mempunyai iklim tropis yang terbagi menjadi dua musim,
yakni musim hujan yang berlangsung antara bulan Oktober -
April dan musim kemarau yang berlangsung selama bulan Mei
- Oktober.
Temperatur berkisar antara 18 C - 34,20 C.
STRATEGI PEMBANGUNAN JAWA TIMUR
A. TUJUAN
Tujuan
Pembangunan Jawa Timur untuk mewujudkan masyarakat yang maju,
berdaya saing, demokratis, berkeadilan, damai dan sejahterandalam
wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh
sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, sehat, madiri,
cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai
ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berdisiplin dan beretos
kerja tinggi.
B. SASARAN
-
Teciptanya kualitas manusia dan kualitas masyarakat Jawa
Timur yang maju dan mandiri.
-
Memiliki basis ekonomi yang kuat berdasarkan diversifikasi
sektor unggulan dan mengglobal serta berdaya saing.
-
Partisipasi aktif masyarakat pada berbagai bidang pembangunan
.
-
Tertatanya kondisi sosial budaya masyarakat.
-
Pelaksanaan otonomi daerah yang nyata , luas utuh dan
bertanggung jawab.
C. VISI
Terwujudnya
masyarakat Jawa Timur yang maju, sejahtera, dan berakhlak
mulia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
D. MISI
-
Peningkatan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai agama
diiringi dengan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila
secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara.
-
Penegakan supremasi hukum dan Hak Azasi Manusia yang didasari
ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
-
Pemantapan kehidupan politik yang demokrasi dengan melibatkan
peran serta seluruh komponen masyarakat dalam pemerintahan
otonom yang berwawasan kesatuan.
-
Peningkatan perekonomian daerah secara terpadu dengan pemberdayaan
potensi masyarakat serta pemanfaatan teknologi maupun potensi
sumber daya alam yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
-
Perwujudan aparatur pemerintahan yang amanah, profesional
dan berjiwa kewirausahaan yang mengutamakan kepentingan
rakyat.
-
Peningkatan peranan muda dan perempuan serta menjaminn kesetaraan
jender dalam aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
E. STRATEGI
Sesuai
dengan Program Pembangunan Daerah (Properda) 2001-2005, telah
ditetapkan delapan prioritas yaitu :
-
Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan peningkatan
kualitas produk pendidikan.
-
Percepatan pemulihan ekonomi dan peningkatan produktifitas
melalui pengembangan ekonomi kerakyatan, penguatan unit-unit
usaha, dan lembaga-lembaga ekonomi.
-
Pelembagaan nilai-nilai agama dan kehidupan demokratis dalam
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
-
Pemantapan budaya, supremasi hukum serta HAM.
-
Peningkatan pelayanan kesehatan dan kualitas kesejahteraan
sosial, perluasan lapangan kerja, peningkatan peranan pemudan
dan pembinaan olah raga, serta penyetaraan gender.
-
Peningkatan peran masyarakat dalam penyelengaaraan pemerintah
dan pelaksanaan pembangunan untuk pemantapan ekonomi daerah
dan kemudahan pelayanan publik serta perluasan informasi
dan komunikasi
-
Pengendalian eksplorasi SDA, pelestarian fungsi dan keseimbangan
lingkungan hidup, penataan pemukiman, serta penataan ruang.
-
Peningkatan kapasitas perlindungan masyarakat dari gangguan
keamanan dan ketertiban serta peningkatan kesadaran rakyat
dalam bela negara.
ADMINISTRASI PEMERINTAHAN
Propinsi
Jawa Timur terdiri dari 29 Kabupaten dan 8 Kota, serta 2 Kota
Administratif yang terdiri dari 624 Kecamatan dan 7.728 Desa
dan 716 Kelurahan.
Gubernur
Jawa Timur dipilih untuk jangka waktu lima tahun dan dibantu
oleh seorang Wakil Gubernur. Dalam menjalankan tugas dan wewenang
sebagai Kepala Daerah, Gubernur bertanggung jawab kepada Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi. Dalam kedudukannya sebagai
wakil pemerintah , Gubernur berada dibawah dan bertanggung
jawab kepada Presiden. Kepala Daerah Kabupaten disebut Bupati
dan Kepala Daerah Kota disebut Walikota. Gubernur Jawa Timur
untuk periode 1998 - 2003 adalah H. Imam Utomo S dengan alamat
Kantor Gubernur Jawa Timur Jln. Pahlawan no. 110 Surabaya
, telp (031) 3524001, Fax. (031) 3533905.
Dalam
melaksanakan tugasnya dibantu oleh perangkat daerah dan lembaga
teknis yang meliputi bidang - bidang ekonomi, politik, sosial
dan budaya.
PENDUDUK DAN TENAGA KERJA
Jawa
Timur merupakan salah satu propinsi yang terpadat penduduknya
di Indonesia. Berdasarkan sensus penduduk ( tahun 2000 ) penduduk
Jawa Timur adalah 34.899.236 jiwa dengan pertumbuhan rata
- rata setiap tahunnya mencapai 1,08%. Dengan kepadatan penduduk
720 jiwa/km2 dengan penyebaran penduduk tidak merata.
Diantara
37 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur, kota Surabaya mempunyai
penduduk yang paling besar, yaitu 2.373.082 jiwa atau 7,09%
dari total penduduk di Jawa Timur, disusul kemudian kabupaten
Malang dan kabupaten Jember.
Dari
jumlah penduduk yang bekerja, sebagian besar tertampung di
sektor pertanian (46,18%), sisanya di sektor industrti (22,32%),
perdagangan (18,80%) dan sektor jasa (12,70%).Menurut Dinas
Tenaga Kerja angkatan kerja yang pada tahun 1999 tercatat
sebanysk 17.554,632 orang, pada tahun 2000 meningkat menjadi
18.920.000 orang. Sementara itu kesempatan kerja yang tersedia
adalah 17.960.400 orang . Pengangguran meningkat menjadi 720.234
orang pada tahun 1999 menjadi 960.400 orang, termasuk akibat
PHK sebanyak 64.684 orang.
Jawa
Timur juga memanfaatkan kesempatan kerja di luar negeri. Sasaran
tenaga kerja Jawa Timur keluar negeri antara lain ke Arab
saudi, Uni Emirat Arab, Korea, Taiwan, Hongkong, Malaysia,
Singapura dan negara-negara lain.
Tahun 2000 Jawa Timur telah mengirim TKI sejumlah 38.465 orang
keberbagai negara tersebut diatas.
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
Pertumbuhan
ekonomi merupakan suatu gambaran mengenai kebijaksanaan dan
hasil pembangunan yang dilaksanakan khususnya dibidang ekonomi.
Pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur sebelum tahun 1990 an di
dominasi oleh sektor pertanian yang secara perlahan mulai
bergeser ke sektor industri.
Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur
Sektor
Industri Jawa Timur secara kontinu terus berkembang menjadi
salah satu barometer di tingkat nasional. Dalam waktu lima
tahun mendatang Jawa Timur memprogramkan pertumbuhan industri
rata-rata pertahun akan dapat mencapai 9%, dimana sektor industri
diharapkan dapat memberikan sumbangan 27,47% dari struktur
ekonomi yang ada di Jawa Timur. Untuk tahun 2001 Pemerintah
Propinsi memperhitungkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran
4% - 5%. Pada tahun 1998 Produk Domestik Regional Bruto perkapita
termasuk migas mencapai Rp 3.911.670,00 atau meningkat sekitar
56% dibanding tahun sebelumnya.
Konsep
pembangunan Jawa Timur dilakukan melalui empat koridor yaitu
:
Koridor
Utara Selatan terdiri dari Gresik - Surabaya -
Sidoarjo - Mojokerto - Pasuruan - Malang - Blitar.
Koridor
Barat Daya terdiri dari Jombang - Kediri - Tulungagung
- Trenggalek - Nganjuk - Madiun - Ponorogo - Pacitan - Magetan.
Koridor
Timur terdiri dari Probolinggo - Situbondo - Bondowoso
- Lumajang - Jember - Banyuwangi.
Koridor
Utara terdiri dari Lamongan - Tuban - Bojonegoro
- Ngawi - Bangkalan - Sampang - Pamekasan - Sumenep.
INVESTASI
Investasi
di Jawa Timur dari PMDN dan (PMA). Akibat krisis multi dimensi
dalam tahun, 1998, 1999 dan 2000 kegiatan investasi mengalami
penurunan dilihat dari aspek kuantitas maupun rupiah yang
diinvestasikan.
Kemudian
untuk mengetahui perkembangan investasi PMDN di Jawa Timur
dapat dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang perkembagan
Investasi PMDN di Jawa Timur.
Untuk
mengetahui perkembangan Investasi PMA Tahun 1967 - 2000 dapat
dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang Perkembangan
Investasi PMA tahun 1967 - 2000.
Untuk mengetahui Daftar Investasi PMA di Jawa Timur sampai
Juni 2000 dapat dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang
Daftar Investasi PMA di Jawa Timur sampai Juni 2000
Untuk mengetahui Lokasi Investasi PMDN dan PMA di Jawa Timur
dapat dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang Lokasi
Investasi PMDN dan PMA.
PERINDUSTRIAN
Jawa
Timur merupakan salah satu Propinsi Industri terbesar setelah
Jakarta. Hal tersebut juga sangat dimungkinkan karena infra
struktur yang ada sangat menunjang bagi pertumbuhan industri
baik industri kecil, menengah maupun besar
Data
keadaan Industri menurut kelompok Industri tahun 1999 dapat
dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang Keadaan Industri
menurut kelompok Industri tahun 1999.
Data Profil Industri Jawa Timur Tahun 1999 dapat dilihat pada
situs data Jawa Timur tentang Profil Industri Jawa Timur Tahun
1999.
PAD PROPINSI JAWA TIMUR
Pada
tahun 1999-2000 realisasi pendapatan pemerintah Propinsi Jawa
Timur sebesar Rp. 972 milyar lebih tinggi dibanding target
sebesar Rp. 854 milyar. Peningkatan Realisasi ini dipengaruhi
adanya kenaikan dari pendapatan asli daerah, terutama dari
pajak daerah, sedangkan realisasi belanja sebesar Rp. 847
miyar lebih kecil dari rencana Rp. 1.048 milyar.
Hal
ini disebabkan adanya pengurangan belanja rutin maupun belanja
pembangunan.
PERDAGANGAN
Meskipun
Indonesia beberapa tahun terakhir ini dilanda krisis multi
dimensi, tetapi perkembangan ekspor dan impor Jawa Timur secara
statistik masih cukup menggembirakan.
Data perkembangan realisasi Ekspor Non Migas Jawa Timur dapat
dilihat pada situs data Jawa Timur tentang Perkembangan realisasi
Ekspor Non Migas Jawa Timur.
Sedangkan komoditi utama ekspor Jawa Timur dalam tahun 2000
adalah sebagai berikut :
| No |
JENIS KOMODITI |
REALISASI (Kilogram) |
| 1. |
Kertas, kertas karton dan produk kertas,
barang dari Pulp |
1.390.442.109,83 |
| 2. |
Perabot rumah, kasur tempat tidur, bantal
dan kelengkapannya |
218.556.408,61 |
| 3. |
Ikan, Udang, binatang lunak dan binatang
air lainnya |
86.575.102,46 |
| 4. |
Kayu dan batang dari kayu, arang kayu |
512.633.917,82 |
| 5. |
Tembaga dan barang terbuat dari tembaga |
153.220.446,32 |
| 6. |
Alas kaki, pelindung kaki dan semacam
itu dan bagiannya |
35.601.598,65 |
| 7. |
Bahan kimia organik |
290.288.075,97 |
| 8. |
Plastik dan barang dari plastik |
118.252.598,96 |
| 9. |
Serat Steple buatan |
46.672.165,56 |
| 10. |
Tembakau |
37.615.571,48 |
| 11. |
Kopi, teh, mete dan rempah-rempah |
71.405.610,77 |
| 12. |
Aluminium dan barang-barang dari aluminium |
32.647. 650,10 |
| 13. |
Mutiara, batu permata, logam mulia, perhiasan
imitasi |
839.089,60 |
| 14. |
Reaktor nuklir, ketel uap, mesin dan pesawat
mekanik dan bagiannya |
29.859.306,32 |
| 15. |
Besi baja |
289.295.238,04 |
| 16. |
Barang dan besi baja |
60.396.500,77 |
| 17. |
Mesin dan alat listrik, barang elektronikdan
bagiannya |
25.350.175.74 |
| 18. |
Kaca dan barang dari kaca |
169.393.088,20 |
| 19. |
Kendaraan dan bagian serta kelengkapannya |
17.261.272,88 |
| 20. |
Minyak dan lemak hewani/nabati, lemak
olahan malam |
205.656.683,94 |
Sumber
: PLN Deperindag Jatim
TRANSPORTASI
Jalan
merupakan salah satu prasarana transportasi yang sangat penting
guna melancarkan perekonomian, selain untuk memudahkan mobilitas
penduduk, juga merupakan salah satu infra struktur yang dituntut
dalam penanaman investasi di Jawa Timur.
Panjang
jalan yang ada di seluruh Jaw Timur mencapai 3.731,81 Km,
terbagi atas 1.783,56 km jalan nasional dan 1.948,25 km jalan
propinsi. Sementara itu, jumlah jembatan yang ada di Jawa
Timur sebanyak 2.795 buah terdiri atas 1.451 buah jembatan
nasional sepanjang 16.709,3 meter dan 1.344 buah jembatan
propinsi sepanjang 13.898,7 meter. Sarana transportasi di
Jawa Timur selain dilayani oleh angkutan umum melalui jalan
darat juga dilayani dengan kereta api, sedangkan untuk jalur
udara dilayani oleh maskapai penerbangan melalui bandara udara,
dan pelayanan transportasi jalur laut dilayani melalui pelabuhan-pelabuhan
di Surabaya, Probolinggo, Banyuwangi, Sumenep, Gresik, Tuban
dan Lamongan.
PENDIDIKAN DAN KESEHATAN
PENDIDIKAN
Jumlah
sekolah dan murid mulai dari taman kanak-kanak sampai perguruan
tinggi di Jawa Timur, baik milik Pemerintah maupun swasta
dalam tahun 1999/2000, dapat dilihat pada situs data Jatim
tentang Jumlah sekolah dan murid tahun 1999/2000.
Kemudian jumlah anak usia sekolah dari keluarga miskin pada
tahun 1999/2000 mencapai 799.135 anak. Sebagian dari mereka
sudah mendapatkan bantuan dari alokasi dana Jaring Pengaman
Sosial (JPS) maupun partisipasi masyarakat. Namun jumlah siswa
yang memerlukan bantuan masih sangat besar mencapai 517.922
anak atau sekitar 64,8% dari seluruh jumlah anak usia sekolah
dari keluarga miskin .
KESEHATAN
Peningkatan
pelayanan kesehatan tidak terlepas dari ketersediaan sarana
dan prasaranan kesehatan yang memadai. Selama tahun 1997 terjadi
penambahan Rumah Sakit Umum, Khusus dan Swasta sebesar 26,32%
sedangkan untuk Rumah Sakit TNI tidak mengalami penambahan.
Data jumlah rumah sakit dan jumlah tempat tidur tahun 1997
dapat dilihat pada situs data Jawa Timur tentang jumlah rumah
sakit dan jumlah tempat tidur tahun 1997
Pelayanan kesehatan masyarakat disediakan secara murah melalui
puskesmas-puskesmas. Pada tahun 1999 di Jawa Timur terdapat
928 unit puskesmas. Puskesmas pembantu sebanyak 2.191 unit,
puskesmas keliling 912 unit dan posyandu sebanyak 43.062 unit.
Angka
harapan hidup rata-rata di Jawa Timur pada tahun 1997 tercatat
64,97 tahun.
Angka terendah tercatat di Kabupaten Sampang (48,6 tahun)
dan angka tertinggi Kabupaten Tulungagung (73,4 tahun ). Rata-rata
kalori yang dikonsumsi penduduk Jawa Timur perorang/hari pada
tahun 1998/1999 adalah 1942 kalori. Tertingi di Kota Malang
sebesar 2.763 dan terendah di Bondowoso 1.701,5 kalori.
PARIWISATA
Jawa
Timur merupakan salahsatu daerah tujuan wisata yang potensial,
hampir disetiap Kabupaten/Kota yang memiliki daerah tujuan
wisata yang menarik. Daerah tujuan wisata di Jawa Timur meliputi
wisata budaya dan wisata alam. Wisata budaya berupa peninggalan
peninggalan Sitos candi-candi yang paling terkenal di Jawa
Timur adalah peningggalan-peninggalan kerajaan Mojopahit yang
saat ini banyak terdapat di daerah Trowulan kabupaten Mojokerto,
Kerapan Sapi di Madura. Sedangkan wisata alam di Jawa Timur
yang paling banyak dikunjungi adalah : Gunung Bromo di Kabupaten
Pasuruan, Gua Gong di Kabupaten Pacitan, Pantai Grajagan di
Kabupaten Banyuwangi dan Hutan Wisata Suaka Alam Taman Nasional
Baluran di Kabupaten Banyuwangi, Kebun Raya Purwodadi di Kabupaten
Pasuruan. Monumen bersejarah antara lain, Tugu Pahlawan di
Surabaya, dan makam Bung Karno , Presiden Pertama RI di Blitar
dan Makam Bung Tomo di Surabaya.
Data
perkembangan wisatawan manca negara dengan visa dan tanpa
visandapat dilihat pada situs data Jawa Timur tentang perkembangan
wisatawan manca negara dengan visa dan tanpa visa
INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Informasi,
Komunikasi dan Media Massa mempunyai peran yang sangat menentukan
bagi upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan pemahaman atas
program-program pembangunan daerah. Program di bidang Informasi
dan Komunikasi diJawa Timur terbagi menjadi tiga program yaitu
:
1.
Program pengembangan informasi, komunikasi dan media massa
2.
Program peningkatan prasarana dan sarana penyiaran, informasi
dan media massa
3.
Membangun masyarakat yang sadar akan pentingnya informasi
(information society)
Data
perkembangan media informasi dan film dapat dilihat pada situs
data Jawa Timur tentang perkembangan surat kabar di Jawa Timur
TELEVISI, RADIO DAN FILM
Pada
saat ini stasiun Televisi yang adsa di Surabaya hanya TVRI
Stasiun Surabaya, sedangkan Stasiun Televisi Swasta yang dapat
di terima di Jawa Timur adalah : SCTV, TPI, RCTI, ANTEVE dan
INDOSIAR.
Data
prosentase siaran televisi stasiun Surabaya tahun 2000 dapat
dilihat pada situs data Jawa Timur tentang prosentase siaran
televisi stasiun surabaya tahun 2000
Kemudian
untuk siaran Radio disamping dilaksanakan oleh Radio Republik
Indonesia yang berada di Surabaya, Malang, Jember, Sumenep
serta Madiun juga dilaksanakan oleh setiap RKPD (Radio Khusus
Pemerintah daerah) yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten/Kota.
Di Jawa Timur juga terdapat radio-radio swasta yang mana sampai
tahun 2000 telah mencapai jumlah 113 stasiun radio.
Data
Materi siaran RRI se Jawa Timur dalam prosentasenya dan data
Perkembangan Radio Swasta di Jawa Timur selama tiga tahun
terakhir dapat dilihat dalam situs data Jawa Timur tentang
Materi Siaran RRI se Jawa Timur dan Perkembangan Radio swasta
di Jawa Timur selama tiga tahun terakhir
Data
tentang peredaran Film Luar yang masuk ke Indonesia dalam
perbandingan tiga tahun terakhir, tahun 1998,1999,2000 dapat
dilihat pada situs data Jawa Timur tentang tabel peredaran
film Eropa-Amerika, Tabel Peredaran Film Asia Non Mandarin,
Tabel Peredaran Film Mandarin, Tabel Peredaran Film Nasional,
Perkembangan Judul Bioskop Tiga Tahun terakhir
Promosi dan Pemberdayaan Informasi
Untuk
merealisasikan pokok-pokok kegiatan tersebut, salah satu upaya
adalah dengan melakukan pemberdayaan informasi dan promosi,
antara lain : dengan mengadakan koordinasi di bidang kehumasan
Dinas/Instansi Pemerintah dan BUMN/BUMD yang ada dengan harapan
informasi yang diberikan kepada masyarakat dapat lebih akurat
dan terpercaya. Informasi kegiatan pembangunan pemerintah
diantaranya dilakukan dengan pameran, maupun melalui media
elektronik dan media cetak.
PELAYANAN INFORMASI
Dalam
era reformasi, kebijaksanaan Pemerintah dalam bidang informasi
dan komunikasi diserahkan kepada kemampuan rakyat itu sendiri.
Kebijakan ini ditegaskan dengan Undang-undang No. 40 tahun
1999 dimana masyarakat diberi kesempatan yang luas untuk menerbitkan
pers secara bertanggungjawab dan dengan tanpa memerlukan ijin
atau ijin usaha.
Dengan
likuidasinya Departemen Penerangan dan dalam semangat otonomi
daerah, maka masing-masing Pemerintah daerah dalam usahanya
memajukan dan mencerdaskan kehidupan masyarakat telah membentuk
Dinas dan Kantor Informasi yang menyediakan informasi publik
yang murah sekaligus memfasilitasi masyarakatr untuk mendirikan
lembaga-lembaga informasi yang bersifat swadaya. Dalam rangka
memberikan pelayanan kepada masyarakat akan informasi yag
murah, cepat dan terpercaya, layanan informasi akan lebih
diarahkan kepada sistem pelayanan dengan menggunakan teknologi
internet. Untuk itu Dinas Informasi dan Komunikasi telah merintis
portal Informasi yang dapat diakses melalui : Http//www.d-infokom-jatim.go.id.
Pemerintah
Propinsi Jawa Timur dalam melayani informasi kepada masyarakat
juga menyediakan data teknis berikut evaluasinya. Informasi
teknis ini dikelola oleh KPDE yang informasinya dapat diakses
melalui Http//www.propjatim.org.id
TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Teknologi
Komunikasi merupakan jantung dari sistem pelayanan informasi.
Disadari, bahwa tanpa menggunakan teknologi komunikasi yang
handal, maka sistem pelayanan informasi juga akan terganggu.
Perkembangan penerapan teknologi komunikasi di Jatim dapat
tergambar apabila kita lihat secara umum dari perkembangan
produksi pulsa telepon tahun 1999 yang mengalami peningkatan
yang signifikan dibanding dengan tahun 1998, terutama untuk
sambungan telepon umum. Demikian juga dengan warung internet
yang dewasa ini sudah menjadi trend bisnis baru di dunia telekomunikasi.
Sambungan telepon induk pada tahun 1999 berjumlah 1. 057.185,
sambungan. Sambungan Langsung Internasional tahun 1999 mencapai
74.396. Jumlah dan kapasitas sentral telepon otomat pada tahun
1999 mencapai 1.191.392. Produksi pulsa telepon, baik lokal
maupuh SLJJ mencapai 2.601.613.037, sedangkan jumlah telepon
umum 8.601.
PERKEMBANGAN POLITIK DI JAWA TIMUR
Jawa
Timur hampir di semua bidang menjadi barometer Nasional, demikian
pula dengan pembangunan di bidang politik. Dengan kondisi
kota-kota besar yang ada relatif tenang dibanding kota-kota
besar lainnya yang ada di daerah lain.
Pemilihan
Umum tahun 1999 yang diikuti oleh 48 Partai Politik telah
menghasilkan 100 anggota DPRD dari 5 fraksi (F.Kebangkitan
Bangsa, F. PDIP, F.Gab,F.Partai Golkar, F. TNI/POLRI.
Jumlah
anggota dari kelima fraksi yang ada di Dewan dapat dilihat
pada situs data jawa Timur tentang komposisi keanggotaan Dewan
Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Propinsi Jawa Timur periode
1999-2000.
DPRD
adalah Badan Legislatif Daerah yang sejajar dan merupakan
mitra eksekutif dalam menjalankan tugas pembangunan di Jawa
Timur. Tugas, hak dan kewajiban DPRD antara lain : Memilih
Gubernur dan Wakil Gubernur, Bersama Eksekutif membuat Perda,
Hak Pengawasan dan Penentuan Anggaran serta Hak Penyelidikan.
Alat kelengkapan DPRD terdiri dari : Pimpinan DPRD, Komisi-komisi,
Panitia Anggaran, Panitia Khusus dan Panitia Musyawarah.
Komisi
DPRD Jawa Timur :
Komisi
A : Bidang Pemerintahan
Komisi
B : Bidang Perekonomian
Komisi
C : Bidang Keuangan
Komisi
D : Bidang Pembangunan
DATA PROFILE JAWA TIMUR
- Luas Daratan 147.130,15 km²
(Stat.Jatim'99)
- Perkebunan Besar 645.317 unit
(Disbun '99)
- Perairan Sungai 3.582 km 2
(Stat.Jatim'99)
- Pertanian Kebun 158.194,22 Ha
(Stat. Jatim'99)
- Perkebunan Rakyat 358.067 Ha
(Disbun'99)
- Lain-lain 86.685.69 Ha
(Stat.Jatim'99)
|
- Luas Lautan 110.000.00 km²
(Dinas Kelautan'99
- Luas Lahan 1.228.670,56 Ha
(Stat. Jatim'99)
- Industri 224.934 unit
(Stat. Jatim'99)
- Hutan .226.164,12 Ha
(Stat.Jatim '99) ?
- Pertambangan 2.942.260 Ha
(Distam '99)
- Tanah Padang/Kosong 23.872.38 Ha
(Stat.Jatim'99)
|
1. Wilayah Administratif
(Data Statistik Jatim '99)
-
Koordinator Wilayah :
4 buah
- Pemerintah Kabupaten :
29 buah
- Pemerintah Kota
: 8 buah
- Kecamatan :
624 buah
- Kelurahan :
716 buah
- Desa
: 7.728 buah
- Kota Administratif
: 2 buah
2. Jumlah Penduduk : 34.899.236 jiwa
(Sumber BPS'99)
-
Laki-laki :
17.181.981 jiwa
- Perempuan :
17.717.255 jiwa
3. Mata Pencaharian Penduduk
(Data Susenas'99 Prop. jatim)
-
Sektor Industri ( 12,51%)
Terdiri dari L=1.159.624orang+P=
928.227orang =2.087.851 orang
- Sektor Perdagangan (18,80%)
Terdiri dari :L=1.333.614orang+
P = 1.804.805 Orang = 3.138.429 orang
- Sektor Pertanian ( 46,18%)
Terdiri dari : L=4.876.155
orang + P=2.832.085 orang= 7.708.240 orang
- Sektor Jasa (12,78%)
Terdiri dari : L=1.287.008
orang + P= 833.502 orang = 2.120.510 orang
4. Potensi Pertanian tanaman Pangan
Hasil Produksi Per Tahun
(Sumber: Diperta Jatim'2000)
-
Padi :
1.760.991 Ha 9.024.393 Ton - --Jagung : 1.138.311 Ha 3.381.235
Ton
- Kedelai :
401.809 Ha 417.920 Ton
- Kacang Hijau : 84.880 Ha
83.826 Ton
- Kacang tanah ; 160.436 Ha 126.436
Ton
- Sayuran :
134.613 Ha 1.070.438 Ton
- Buah-buahan : 135.049 Ha 2.666.201
Ton
5. Potensi perkebunan Hasil produksi
Per Tahun
(Sumber BPS, Jatim 1999)
-
Karet : 24.531 Ha` 19.002,95
Ton
- Kopi : 87.164
Ha 38.643 Ton
- Coklat : 31.060 Ha 14.501,97 Ton
- Teh : 4.396
Ha 6.475,52 Ton
- Cengkeh : 37.562 Ha 8.565 Ton
- Tebu : 173.283 Ha 951.772,35
Ton
- Tembakau : 112.651 Ha 95.959,31 Ton
- Kapas : 1.492 Ha 1.439,28
Ton
6. Potensi Peternakan Hasil Produksi
Per Tahun
(Sumber BPS 1999)
-
Sapi :
3.380.545 ekor Daging : 72.960 Ton
- Sapi Perah ;
129.773 ekor Susu : 200.232 Ton
- Kerbau :
144.209 ekor Daging : 2.091 Ton
- Kuda :
29.031 ekor Daging : 78 Ton
- Babi
: 27.876 ekor Daging : 14.129 Ton
- Kambing :
3.230.229 ekor Daging : 10.760 Ton
- Domba :
1.322.328 ekor Daging : 40.917 Ton
- Ayam :
50.888.385 ekor Daging : 66.290 Ton
- Telor :
60.139.483 Ton
- Itik
: 2.281.548 ekor Daging : 1.178 Ton
- Telor :
10.218.593 Ton
7. Potensi Perikanan
(Sumber BPS 1999)
-
Perikanan Laut : 288.817 Ton
- Perikanan darat : 131.233 Ton
8. Potensi Kehutanan
(Sumber : Perum Perhutani
Unit II Jatim'00)
-
Jati : 594.811,7 Ha
- Pinus : 157.640,4 Ha
9. Tenaga Kerja
(Sumber : Kanwil Depnaker'99-00)
-
Angkatan Kerja :
16.691.884 orang
- Penduduk Usia Kerja : 16.144.431 orang
- Pencari Kerja :
881.011 orang
- Pengangguran :
967.397 orang
10. Potensi Perdagangan
(Sumber BPS Jatim 1999)
-
Eksport :
4.326.613.055 US$
- Import :
7.334.147.528 US$
- Pengusaha Besar/Industri : 588.368
- Pengusaha Kecil :
11. Potensi Panjang Jalan
(Sumber Data : PU Bina Marga)
-
Jalan Propinsi : 3.731,8 Km²
- Jalan Kabupaten/Kota : -
Terbagi atas : 1.783,56 Km² (Jalan Nasional)
1.948,25 Km² (Jalan Propinsi
12. Sektor Jasa Perhubungan
(Sumber Data : DLLAJR dan Perhubungan)
- Jasa Angkutan Darat : 44 buah (Terminal) , 31 buah (Stasiun)
- Jasa Angkutan Laut : 15 buah (Pelabuhan)
- Jasa Angkutan Udara : 1 buah (Bandara )
13. Pendidikan
(Sumber Data : BPS Jatim 1999)
-
Jumlah SD : 22.322 buah
- Jumlah SLTP : 1.300 buah
- Jumlah SMU : 1.266 buah
-
Jumlah PTN : 9 buah
(Sumber : Agenda Jatim'00)
- Jumlah Madrasah/N : 138 buah Swasta : 6.991 buah
- Tsanawiyah/N : 178 buah Swasta : 1.897 buah
- Aliyah/N : 82 buah Swasta : 611 buah
(Sumber : Depag)
- Jumlah PTS : 231 buah
(Sumber : Kopertis'00-01)
PT Kopertis - Universitas : 65 buah
- Institut : 14 buah
- Sekolah Tinggi : 114 buah
- Akademi : 34 buah
- Poltek : 4 buah
14. Jumlah Murid
(Sumber data : P dan K Jatim)
SD
= 3.066.640 orang SLTP = 1.089.073 orang SMU = 407.301 orang
Putus sekolah
SD = 6.793 orang SLTP = 896 orang SMU = 2.110 orang
Jumlah Lulusan
SD = 483.841 orang SLTP = 235.240 orang SMU = 66.247 orang
15. Potensi Pariwisata
(Sumber Data : Dinas Pariwisata '00)
-
Alam
Pegunungan : 10
Pantai : 23
Goa : 8
Candi : 11
- Budaya : Situs candi
Kesenian Daerah : 7
16. Potensi Pertambangan
-
Pasir Kwarsa : 97.531,24 Km²
- Marmer ; 239.482 Km²
- Batu Trass : 23,915.00 Km²
- Dolomit : 30,622,50 Km²
- Emas : -
17. Jumlah Rumah Sakit
(Sumber Data : Dinas Kesehatan)
-
Rumah sakit Umum Pemerintah : 41 buah
- Rumah sakit Umum swasta ; 52 buah
- Puskesmas : 928 buah
- Rumah Sakit Khusus Pemerintah : 14 buah
- Rumah sakit khusus swasta : 19 buah
- Rumah sakit ABRI/POLRI/BUMN : 26 buah
18. Inflasi Jawa Timur
Tahun
1999/2000 : 0,03% s/d Juni 2001 1,67%
19. Pendapatan Asli Daerah
Tahun
2000 ; Rp. 461.462.786.894,94,-
(Sumber Data : BPS 1999/2000)
20. Media Massa Tahun 2000
a.
Televisi
- TVRI Surabaya
- Televisi Swasta : SCTV, RCTI, ANTV,TPI
- Presentasi Siaran TVRI SUrabaya tahun 2000
PROSENTASE SIARAN TELEVISI STASIUN
SURABAYA TAHUN 2000
KELOMPOK ACARA PROSENTASE
| Pemberitaan/Penerangan
Pendidikan/Olah Raga
Budaya/Drama
Musik/Hiburan
Siaran Pedesaan
Lain-lain |
28,57
10,04
14,93
14,03
0
- |
Sumber : TVRI Stasiun Surabaya
b.
Radio
- RRI :
5 (Surabaya, Malang, Madiun , Jember dan Sumenep)
- RKPD :
37 buah
- Radio Swasta :
113 stasiun.
PERKEMBANGAN
RADIO SWASTA DI JAWA TIMUR
SELAMA TIGA TAHUN TERAKHIR TAHUN JUMLAH
Sumber : Dinas Infokom
MATERI SIARAN RRI SE JAWA
TIMUR
MATERI SIARAN PROSENTASE
| Siaran berita
Siaran Penerangan
Siaran Pendidikan/Kebudayaan
Siaran Agama
Siaran Hiburan/Olah Raga
Siaran Niaga
Siaran Penunjang/LayananMasyarakat |
17,3
15,63
19,19
7,55
47,70
0,13
2,49 |
Sumber : RRI SURABAYA
c. Penerbitan Pers : 114 buah terdiri
dari
(Eks Kanwil Deppen. prop. Jatim'1999)
-
Surat Kabar Harian :
35 buah
- Tabloit
:
58 buah
- Majalah
: 21 buah
d. Film
TABEL PEREDARAN FILM EROPA - AMERIKA
TAHUN JUMLAH
Sumber : Dinas Infokom
TABEL PEREDARAN FILM ASIA
NON MANDARAIN
| TAHUN
1998
1999
2000
|
JUMLAH
6
21
10 |
Sumber : Dinas Infokom
TABEL PEREDARAN FILM MANDARIN
| TAHUN
1998
1999
2000 |
JUMLAH
25
11
5 |
Sumber : Dinas Infokom
TABEL PEREDARAN FILM NASIONAL
| TAHUN
1998
1999
2000 |
JUMLAH
9
10
8 |
Sumber : Dinas Infokom
PERKEMBANGAN JUDUL BIOSKOP
TIGA TAHUN TERAKHIR
| TAHUN
1998
1999
2000 |
JUMLAH
125
75
75 |
Sumber : Dinas Infokom
[ Kembali ]
|