HOME Galeri Foto Forum Kontak kami
“ Tema Hari Ibu 22 Des 2009'Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki Dalam Pembangunan Nasional'”
JAWA TIMUR
Profil Jawa Timur
Anggota DPRD
Alamat Pejabat Pemrov. Jatim
PERDA
LAYANAN
Harga Pasar
Arsip
INFO PENTING
Polisi
Rumah Sakit
PLN
Pemadam Kebakaran
AGENDA GUBERNUR
CUACA
Berawan Surabaya
25-30°C
Hujan Malang
20-29°C
Hujan Pasuruan
19-31°C
Berawan Madiun
23-31°C
Berawan Pacitan
23-30°C
Berawan Banyuwangi
23-32°C
Mendung Sumenep
26-31°C
Hujan Bawean
25-32°C
Berawan Rata2
19-32°C
  Source:
BMG Indonesia
  24/12/2009
 
PROFIL JAWA TIMUR


LATAR BELAKANG

Dalam sejarah, Jawa Timur pernah menjadi pusat kekuasaan dan pemerintahan raja - raja dari abad X sampai abad XIII atau dalam periode Raja Kediri, Singosari dan Majapahit. Kerajaan Majapahit yang berdiri tahun 1292 berhasil mencapai puncak kejayaan dengan mempersatukan Nusantara. Kemudian dalam perkembangannya, pusat kekuasaan berpindah ke Jakarta dan Jawa Timur menjadi pusat Pertanian, Industri, Pendidikan dan kegiatan Keuangan, bahkan sejak tahun 1995 Jawa Timur berhasil menyumbang 20% sampai 32% stok beras nasional.

Beberapa komoditas unggulan Jawa Timur meliputi beras, gula , kopi, tembakau, coklat dan karet, kayu jati dan peternakan. Hasil perkapalan, semen, besi/baja, pupuk petrokimia, elektronik, pharmasi dan peralatan mesin.

Akibat krisis ekonomi, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada tahun 1999 hanya mencapai 1,18%, tetapi tahun 2000 mulai membaik, dengan pertumbuhan positif 3,19%. Pertumbuhan ini ternyata membawa dampak pada seluruh sektor usaha dan perdagangan yang mulai pulih kembali. Namun, dengan pertumbuhan penduduk sebesar 1,2% dan angkatan kerja 2,3%, pertumbuhan ekonomi tersebut belum dapat meningkatkan taraf hidup rakyat secara merata.

GEOGRAFI DAN KLIMATOLOGI

Propinsi Jawa Timur berada diantara Propinsi Jawa Tengah dan Propinsi Bali. Bagian utara berbatasan dengan Laut Jawa dan bagian selatan berbatasan dengan Lautan Hindia. Luas wilayah Jawa Timur 147.130,15 km2 terbagi atas kawasan hutan 12.261,64 km2 (26,02%), persawahan seluas 12.286,71 km2 (26,07%), pertanian tanah kering mencapai 11.449,15 km2 (24,29%), pemukiman / kampung seluas 5.712,15 km2 (12,12%), perkebunan seluas 1.581,94 km2 (3,36%), tanah tandus / rusak seluas 1.293,78 km2 (2,75%), tambak / kolam mencapai 737,71 km2 (1,57%), kebun campuran seluas 605,65 km2 (1,29%) selebihnya terdiri dari rawa/danau, padang rumput dan lain-lain seluas 1.201,42 km2 (2,55%). Jawa Timur memiliki 60 buah pulau yang terbesar adalah Pulau Madura.

Propinsi ini terletak diantara 111 sampai 114.42' garis bujur timur dan 7.12' samapai 8.48' garis lintang selatan. Dua pertiga daratan Jawa Timur terdiri dari daerah pegunungan . Jawa Timur memiliki 48 gunung. Salah satu diantaranya yang tertinggi adalah Gunung Semeru yang mencapai ketinggian 3,676 meter diatas permukaan laut dan Gunung Lamongan merupakan gunung berapi yang terendah dengan tinggi 1.668 m.

Jawa Timur mempunyai iklim tropis yang terbagi menjadi dua musim, yakni musim hujan yang berlangsung antara bulan Oktober - April dan musim kemarau yang berlangsung selama bulan Mei - Oktober.
Temperatur berkisar antara 18 C - 34,20 C.

STRATEGI PEMBANGUNAN JAWA TIMUR

A. TUJUAN

Tujuan Pembangunan Jawa Timur untuk mewujudkan masyarakat yang maju, berdaya saing, demokratis, berkeadilan, damai dan sejahterandalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, sehat, madiri, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berdisiplin dan beretos kerja tinggi.

B. SASARAN

  1. Teciptanya kualitas manusia dan kualitas masyarakat Jawa Timur yang maju dan mandiri.

  2. Memiliki basis ekonomi yang kuat berdasarkan diversifikasi sektor unggulan dan mengglobal serta berdaya saing.

  3. Partisipasi aktif masyarakat pada berbagai bidang pembangunan .

  4. Tertatanya kondisi sosial budaya masyarakat.

  5. Pelaksanaan otonomi daerah yang nyata , luas utuh dan bertanggung jawab.

C. VISI

Terwujudnya masyarakat Jawa Timur yang maju, sejahtera, dan berakhlak mulia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

D. MISI

  1. Peningkatan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai agama diiringi dengan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  2. Penegakan supremasi hukum dan Hak Azasi Manusia yang didasari ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Pemantapan kehidupan politik yang demokrasi dengan melibatkan peran serta seluruh komponen masyarakat dalam pemerintahan otonom yang berwawasan kesatuan.
  4. Peningkatan perekonomian daerah secara terpadu dengan pemberdayaan potensi masyarakat serta pemanfaatan teknologi maupun potensi sumber daya alam yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
  5. Perwujudan aparatur pemerintahan yang amanah, profesional dan berjiwa kewirausahaan yang mengutamakan kepentingan rakyat.
  6. Peningkatan peranan muda dan perempuan serta menjaminn kesetaraan jender dalam aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

E. STRATEGI

Sesuai dengan Program Pembangunan Daerah (Properda) 2001-2005, telah ditetapkan delapan prioritas yaitu :

  1. Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan peningkatan kualitas produk pendidikan.
  2. Percepatan pemulihan ekonomi dan peningkatan produktifitas melalui pengembangan ekonomi kerakyatan, penguatan unit-unit usaha, dan lembaga-lembaga ekonomi.
  3. Pelembagaan nilai-nilai agama dan kehidupan demokratis dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  4. Pemantapan budaya, supremasi hukum serta HAM.
  5. Peningkatan pelayanan kesehatan dan kualitas kesejahteraan sosial, perluasan lapangan kerja, peningkatan peranan pemudan dan pembinaan olah raga, serta penyetaraan gender.
  6. Peningkatan peran masyarakat dalam penyelengaaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan untuk pemantapan ekonomi daerah dan kemudahan pelayanan publik serta perluasan informasi dan komunikasi
  7. Pengendalian eksplorasi SDA, pelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup, penataan pemukiman, serta penataan ruang.
  8. Peningkatan kapasitas perlindungan masyarakat dari gangguan keamanan dan ketertiban serta peningkatan kesadaran rakyat dalam bela negara.

ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

Propinsi Jawa Timur terdiri dari 29 Kabupaten dan 8 Kota, serta 2 Kota Administratif yang terdiri dari 624 Kecamatan dan 7.728 Desa dan 716 Kelurahan.

Gubernur Jawa Timur dipilih untuk jangka waktu lima tahun dan dibantu oleh seorang Wakil Gubernur. Dalam menjalankan tugas dan wewenang sebagai Kepala Daerah, Gubernur bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi. Dalam kedudukannya sebagai wakil pemerintah , Gubernur berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Kepala Daerah Kabupaten disebut Bupati dan Kepala Daerah Kota disebut Walikota. Gubernur Jawa Timur untuk periode 1998 - 2003 adalah H. Imam Utomo S dengan alamat Kantor Gubernur Jawa Timur Jln. Pahlawan no. 110 Surabaya , telp (031) 3524001, Fax. (031) 3533905.

Dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh perangkat daerah dan lembaga teknis yang meliputi bidang - bidang ekonomi, politik, sosial dan budaya.

PENDUDUK DAN TENAGA KERJA

Jawa Timur merupakan salah satu propinsi yang terpadat penduduknya di Indonesia. Berdasarkan sensus penduduk ( tahun 2000 ) penduduk Jawa Timur adalah 34.899.236 jiwa dengan pertumbuhan rata - rata setiap tahunnya mencapai 1,08%. Dengan kepadatan penduduk 720 jiwa/km2 dengan penyebaran penduduk tidak merata.

Diantara 37 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur, kota Surabaya mempunyai penduduk yang paling besar, yaitu 2.373.082 jiwa atau 7,09% dari total penduduk di Jawa Timur, disusul kemudian kabupaten Malang dan kabupaten Jember.

Dari jumlah penduduk yang bekerja, sebagian besar tertampung di sektor pertanian (46,18%), sisanya di sektor industrti (22,32%), perdagangan (18,80%) dan sektor jasa (12,70%).Menurut Dinas Tenaga Kerja angkatan kerja yang pada tahun 1999 tercatat sebanysk 17.554,632 orang, pada tahun 2000 meningkat menjadi 18.920.000 orang. Sementara itu kesempatan kerja yang tersedia adalah 17.960.400 orang . Pengangguran meningkat menjadi 720.234 orang pada tahun 1999 menjadi 960.400 orang, termasuk akibat PHK sebanyak 64.684 orang.

Jawa Timur juga memanfaatkan kesempatan kerja di luar negeri. Sasaran tenaga kerja Jawa Timur keluar negeri antara lain ke Arab saudi, Uni Emirat Arab, Korea, Taiwan, Hongkong, Malaysia, Singapura dan negara-negara lain.
Tahun 2000 Jawa Timur telah mengirim TKI sejumlah 38.465 orang keberbagai negara tersebut diatas.

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO

Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu gambaran mengenai kebijaksanaan dan hasil pembangunan yang dilaksanakan khususnya dibidang ekonomi. Pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur sebelum tahun 1990 an di dominasi oleh sektor pertanian yang secara perlahan mulai bergeser ke sektor industri.

Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur

Sektor Industri Jawa Timur secara kontinu terus berkembang menjadi salah satu barometer di tingkat nasional. Dalam waktu lima tahun mendatang Jawa Timur memprogramkan pertumbuhan industri rata-rata pertahun akan dapat mencapai 9%, dimana sektor industri diharapkan dapat memberikan sumbangan 27,47% dari struktur ekonomi yang ada di Jawa Timur. Untuk tahun 2001 Pemerintah Propinsi memperhitungkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 4% - 5%. Pada tahun 1998 Produk Domestik Regional Bruto perkapita termasuk migas mencapai Rp 3.911.670,00 atau meningkat sekitar 56% dibanding tahun sebelumnya.

Konsep pembangunan Jawa Timur dilakukan melalui empat koridor yaitu :

Koridor Utara Selatan terdiri dari Gresik - Surabaya - Sidoarjo - Mojokerto - Pasuruan - Malang - Blitar.

Koridor Barat Daya terdiri dari Jombang - Kediri - Tulungagung - Trenggalek - Nganjuk - Madiun - Ponorogo - Pacitan - Magetan.

Koridor Timur terdiri dari Probolinggo - Situbondo - Bondowoso - Lumajang - Jember - Banyuwangi.

Koridor Utara terdiri dari Lamongan - Tuban - Bojonegoro - Ngawi - Bangkalan - Sampang - Pamekasan - Sumenep.

INVESTASI

Investasi di Jawa Timur dari PMDN dan (PMA). Akibat krisis multi dimensi dalam tahun, 1998, 1999 dan 2000 kegiatan investasi mengalami penurunan dilihat dari aspek kuantitas maupun rupiah yang diinvestasikan.

Kemudian untuk mengetahui perkembangan investasi PMDN di Jawa Timur dapat dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang perkembagan Investasi PMDN di Jawa Timur.

Untuk mengetahui perkembangan Investasi PMA Tahun 1967 - 2000 dapat dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang Perkembangan Investasi PMA tahun 1967 - 2000.
Untuk mengetahui Daftar Investasi PMA di Jawa Timur sampai Juni 2000 dapat dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang Daftar Investasi PMA di Jawa Timur sampai Juni 2000
Untuk mengetahui Lokasi Investasi PMDN dan PMA di Jawa Timur dapat dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang Lokasi Investasi PMDN dan PMA.


PERINDUSTRIAN
Jawa Timur merupakan salah satu Propinsi Industri terbesar setelah Jakarta. Hal tersebut juga sangat dimungkinkan karena infra struktur yang ada sangat menunjang bagi pertumbuhan industri baik industri kecil, menengah maupun besar

Data keadaan Industri menurut kelompok Industri tahun 1999 dapat dilihat pada situs data di Jawa Timur tentang Keadaan Industri menurut kelompok Industri tahun 1999.
Data Profil Industri Jawa Timur Tahun 1999 dapat dilihat pada situs data Jawa Timur tentang Profil Industri Jawa Timur Tahun 1999.


PAD PROPINSI JAWA TIMUR

Pada tahun 1999-2000 realisasi pendapatan pemerintah Propinsi Jawa Timur sebesar Rp. 972 milyar lebih tinggi dibanding target sebesar Rp. 854 milyar. Peningkatan Realisasi ini dipengaruhi adanya kenaikan dari pendapatan asli daerah, terutama dari pajak daerah, sedangkan realisasi belanja sebesar Rp. 847 miyar lebih kecil dari rencana Rp. 1.048 milyar.

Hal ini disebabkan adanya pengurangan belanja rutin maupun belanja pembangunan.

PERDAGANGAN

Meskipun Indonesia beberapa tahun terakhir ini dilanda krisis multi dimensi, tetapi perkembangan ekspor dan impor Jawa Timur secara statistik masih cukup menggembirakan.
Data perkembangan realisasi Ekspor Non Migas Jawa Timur dapat dilihat pada situs data Jawa Timur tentang Perkembangan realisasi Ekspor Non Migas Jawa Timur.


Sedangkan komoditi utama ekspor Jawa Timur dalam tahun 2000 adalah sebagai berikut :

No
JENIS KOMODITI
REALISASI (Kilogram)
1. Kertas, kertas karton dan produk kertas, barang dari Pulp 1.390.442.109,83
2. Perabot rumah, kasur tempat tidur, bantal dan kelengkapannya 218.556.408,61
3. Ikan, Udang, binatang lunak dan binatang air lainnya 86.575.102,46
4. Kayu dan batang dari kayu, arang kayu 512.633.917,82
5. Tembaga dan barang terbuat dari tembaga 153.220.446,32
6. Alas kaki, pelindung kaki dan semacam itu dan bagiannya 35.601.598,65
7. Bahan kimia organik 290.288.075,97
8. Plastik dan barang dari plastik 118.252.598,96
9. Serat Steple buatan 46.672.165,56
10. Tembakau 37.615.571,48
11. Kopi, teh, mete dan rempah-rempah 71.405.610,77
12. Aluminium dan barang-barang dari aluminium 32.647. 650,10
13. Mutiara, batu permata, logam mulia, perhiasan imitasi 839.089,60
14. Reaktor nuklir, ketel uap, mesin dan pesawat mekanik dan bagiannya 29.859.306,32
15. Besi baja 289.295.238,04
16. Barang dan besi baja 60.396.500,77
17. Mesin dan alat listrik, barang elektronikdan bagiannya 25.350.175.74
18. Kaca dan barang dari kaca 169.393.088,20
19. Kendaraan dan bagian serta kelengkapannya 17.261.272,88
20. Minyak dan lemak hewani/nabati, lemak olahan malam 205.656.683,94
Sumber : PLN Deperindag Jatim

TRANSPORTASI

Jalan merupakan salah satu prasarana transportasi yang sangat penting guna melancarkan perekonomian, selain untuk memudahkan mobilitas penduduk, juga merupakan salah satu infra struktur yang dituntut dalam penanaman investasi di Jawa Timur.

Panjang jalan yang ada di seluruh Jaw Timur mencapai 3.731,81 Km, terbagi atas 1.783,56 km jalan nasional dan 1.948,25 km jalan propinsi. Sementara itu, jumlah jembatan yang ada di Jawa Timur sebanyak 2.795 buah terdiri atas 1.451 buah jembatan nasional sepanjang 16.709,3 meter dan 1.344 buah jembatan propinsi sepanjang 13.898,7 meter. Sarana transportasi di Jawa Timur selain dilayani oleh angkutan umum melalui jalan darat juga dilayani dengan kereta api, sedangkan untuk jalur udara dilayani oleh maskapai penerbangan melalui bandara udara, dan pelayanan transportasi jalur laut dilayani melalui pelabuhan-pelabuhan di Surabaya, Probolinggo, Banyuwangi, Sumenep, Gresik, Tuban dan Lamongan.


PENDIDIKAN DAN KESEHATAN

PENDIDIKAN
Jumlah sekolah dan murid mulai dari taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di Jawa Timur, baik milik Pemerintah maupun swasta dalam tahun 1999/2000, dapat dilihat pada situs data Jatim tentang Jumlah sekolah dan murid tahun 1999/2000.
Kemudian jumlah anak usia sekolah dari keluarga miskin pada tahun 1999/2000 mencapai 799.135 anak. Sebagian dari mereka sudah mendapatkan bantuan dari alokasi dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) maupun partisipasi masyarakat. Namun jumlah siswa yang memerlukan bantuan masih sangat besar mencapai 517.922 anak atau sekitar 64,8% dari seluruh jumlah anak usia sekolah dari keluarga miskin .

KESEHATAN

Peningkatan pelayanan kesehatan tidak terlepas dari ketersediaan sarana dan prasaranan kesehatan yang memadai. Selama tahun 1997 terjadi penambahan Rumah Sakit Umum, Khusus dan Swasta sebesar 26,32% sedangkan untuk Rumah Sakit TNI tidak mengalami penambahan.
Data jumlah rumah sakit dan jumlah tempat tidur tahun 1997 dapat dilihat pada situs data Jawa Timur tentang jumlah rumah sakit dan jumlah tempat tidur tahun 1997
Pelayanan kesehatan masyarakat disediakan secara murah melalui puskesmas-puskesmas. Pada tahun 1999 di Jawa Timur terdapat 928 unit puskesmas. Puskesmas pembantu sebanyak 2.191 unit, puskesmas keliling 912 unit dan posyandu sebanyak 43.062 unit.

Angka harapan hidup rata-rata di Jawa Timur pada tahun 1997 tercatat 64,97 tahun.
Angka terendah tercatat di Kabupaten Sampang (48,6 tahun) dan angka tertinggi Kabupaten Tulungagung (73,4 tahun ). Rata-rata kalori yang dikonsumsi penduduk Jawa Timur perorang/hari pada tahun 1998/1999 adalah 1942 kalori. Tertingi di Kota Malang sebesar 2.763 dan terendah di Bondowoso 1.701,5 kalori.

PARIWISATA

Jawa Timur merupakan salahsatu daerah tujuan wisata yang potensial, hampir disetiap Kabupaten/Kota yang memiliki daerah tujuan wisata yang menarik. Daerah tujuan wisata di Jawa Timur meliputi wisata budaya dan wisata alam. Wisata budaya berupa peninggalan peninggalan Sitos candi-candi yang paling terkenal di Jawa Timur adalah peningggalan-peninggalan kerajaan Mojopahit yang saat ini banyak terdapat di daerah Trowulan kabupaten Mojokerto, Kerapan Sapi di Madura. Sedangkan wisata alam di Jawa Timur yang paling banyak dikunjungi adalah : Gunung Bromo di Kabupaten Pasuruan, Gua Gong di Kabupaten Pacitan, Pantai Grajagan di Kabupaten Banyuwangi dan Hutan Wisata Suaka Alam Taman Nasional Baluran di Kabupaten Banyuwangi, Kebun Raya Purwodadi di Kabupaten Pasuruan. Monumen bersejarah antara lain, Tugu Pahlawan di Surabaya, dan makam Bung Karno , Presiden Pertama RI di Blitar dan Makam Bung Tomo di Surabaya.

Data perkembangan wisatawan manca negara dengan visa dan tanpa visandapat dilihat pada situs data Jawa Timur tentang perkembangan wisatawan manca negara dengan visa dan tanpa visa

INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Informasi, Komunikasi dan Media Massa mempunyai peran yang sangat menentukan bagi upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan pemahaman atas program-program pembangunan daerah. Program di bidang Informasi dan Komunikasi diJawa Timur terbagi menjadi tiga program yaitu :

1. Program pengembangan informasi, komunikasi dan media massa

2. Program peningkatan prasarana dan sarana penyiaran, informasi dan media massa

3. Membangun masyarakat yang sadar akan pentingnya informasi (information society)

Data perkembangan media informasi dan film dapat dilihat pada situs data Jawa Timur tentang perkembangan surat kabar di Jawa Timur

TELEVISI, RADIO DAN FILM

Pada saat ini stasiun Televisi yang adsa di Surabaya hanya TVRI Stasiun Surabaya, sedangkan Stasiun Televisi Swasta yang dapat di terima di Jawa Timur adalah : SCTV, TPI, RCTI, ANTEVE dan INDOSIAR.

Data prosentase siaran televisi stasiun Surabaya tahun 2000 dapat dilihat pada situs data Jawa Timur tentang prosentase siaran televisi stasiun surabaya tahun 2000

Kemudian untuk siaran Radio disamping dilaksanakan oleh Radio Republik Indonesia yang berada di Surabaya, Malang, Jember, Sumenep serta Madiun juga dilaksanakan oleh setiap RKPD (Radio Khusus Pemerintah daerah) yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten/Kota. Di Jawa Timur juga terdapat radio-radio swasta yang mana sampai tahun 2000 telah mencapai jumlah 113 stasiun radio.

Data Materi siaran RRI se Jawa Timur dalam prosentasenya dan data Perkembangan Radio Swasta di Jawa Timur selama tiga tahun terakhir dapat dilihat dalam situs data Jawa Timur tentang Materi Siaran RRI se Jawa Timur dan Perkembangan Radio swasta di Jawa Timur selama tiga tahun terakhir

Data tentang peredaran Film Luar yang masuk ke Indonesia dalam perbandingan tiga tahun terakhir, tahun 1998,1999,2000 dapat dilihat pada situs data Jawa Timur tentang tabel peredaran film Eropa-Amerika, Tabel Peredaran Film Asia Non Mandarin, Tabel Peredaran Film Mandarin, Tabel Peredaran Film Nasional, Perkembangan Judul Bioskop Tiga Tahun terakhir

Promosi dan Pemberdayaan Informasi

Untuk merealisasikan pokok-pokok kegiatan tersebut, salah satu upaya adalah dengan melakukan pemberdayaan informasi dan promosi, antara lain : dengan mengadakan koordinasi di bidang kehumasan Dinas/Instansi Pemerintah dan BUMN/BUMD yang ada dengan harapan informasi yang diberikan kepada masyarakat dapat lebih akurat dan terpercaya. Informasi kegiatan pembangunan pemerintah diantaranya dilakukan dengan pameran, maupun melalui media elektronik dan media cetak.

PELAYANAN INFORMASI

Dalam era reformasi, kebijaksanaan Pemerintah dalam bidang informasi dan komunikasi diserahkan kepada kemampuan rakyat itu sendiri. Kebijakan ini ditegaskan dengan Undang-undang No. 40 tahun 1999 dimana masyarakat diberi kesempatan yang luas untuk menerbitkan pers secara bertanggungjawab dan dengan tanpa memerlukan ijin atau ijin usaha.

Dengan likuidasinya Departemen Penerangan dan dalam semangat otonomi daerah, maka masing-masing Pemerintah daerah dalam usahanya memajukan dan mencerdaskan kehidupan masyarakat telah membentuk Dinas dan Kantor Informasi yang menyediakan informasi publik yang murah sekaligus memfasilitasi masyarakatr untuk mendirikan lembaga-lembaga informasi yang bersifat swadaya. Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat akan informasi yag murah, cepat dan terpercaya, layanan informasi akan lebih diarahkan kepada sistem pelayanan dengan menggunakan teknologi internet. Untuk itu Dinas Informasi dan Komunikasi telah merintis portal Informasi yang dapat diakses melalui : Http//www.d-infokom-jatim.go.id.

Pemerintah Propinsi Jawa Timur dalam melayani informasi kepada masyarakat juga menyediakan data teknis berikut evaluasinya. Informasi teknis ini dikelola oleh KPDE yang informasinya dapat diakses melalui Http//www.propjatim.org.id

TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Teknologi Komunikasi merupakan jantung dari sistem pelayanan informasi. Disadari, bahwa tanpa menggunakan teknologi komunikasi yang handal, maka sistem pelayanan informasi juga akan terganggu. Perkembangan penerapan teknologi komunikasi di Jatim dapat tergambar apabila kita lihat secara umum dari perkembangan produksi pulsa telepon tahun 1999 yang mengalami peningkatan yang signifikan dibanding dengan tahun 1998, terutama untuk sambungan telepon umum. Demikian juga dengan warung internet yang dewasa ini sudah menjadi trend bisnis baru di dunia telekomunikasi. Sambungan telepon induk pada tahun 1999 berjumlah 1. 057.185, sambungan. Sambungan Langsung Internasional tahun 1999 mencapai 74.396. Jumlah dan kapasitas sentral telepon otomat pada tahun 1999 mencapai 1.191.392. Produksi pulsa telepon, baik lokal maupuh SLJJ mencapai 2.601.613.037, sedangkan jumlah telepon umum 8.601.

PERKEMBANGAN POLITIK DI JAWA TIMUR

Jawa Timur hampir di semua bidang menjadi barometer Nasional, demikian pula dengan pembangunan di bidang politik. Dengan kondisi kota-kota besar yang ada relatif tenang dibanding kota-kota besar lainnya yang ada di daerah lain.

Pemilihan Umum tahun 1999 yang diikuti oleh 48 Partai Politik telah menghasilkan 100 anggota DPRD dari 5 fraksi (F.Kebangkitan Bangsa, F. PDIP, F.Gab,F.Partai Golkar, F. TNI/POLRI.

Jumlah anggota dari kelima fraksi yang ada di Dewan dapat dilihat pada situs data jawa Timur tentang komposisi keanggotaan Dewan Keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Propinsi Jawa Timur periode 1999-2000.

DPRD adalah Badan Legislatif Daerah yang sejajar dan merupakan mitra eksekutif dalam menjalankan tugas pembangunan di Jawa Timur. Tugas, hak dan kewajiban DPRD antara lain : Memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bersama Eksekutif membuat Perda, Hak Pengawasan dan Penentuan Anggaran serta Hak Penyelidikan.
Alat kelengkapan DPRD terdiri dari : Pimpinan DPRD, Komisi-komisi, Panitia Anggaran, Panitia Khusus dan Panitia Musyawarah.

Komisi DPRD Jawa Timur :

Komisi A : Bidang Pemerintahan

Komisi B : Bidang Perekonomian

Komisi C : Bidang Keuangan

Komisi D : Bidang Pembangunan

DATA PROFILE JAWA TIMUR
  • Luas Daratan 147.130,15 km²
    (Stat.Jatim'99)
  • Perkebunan Besar 645.317 unit
    (Disbun '99)
  • Perairan Sungai 3.582 km 2
    (Stat.Jatim'99)
  • Pertanian Kebun 158.194,22 Ha
    (Stat. Jatim'99)
  • Perkebunan Rakyat 358.067 Ha
    (Disbun'99)
  • Lain-lain 86.685.69 Ha
    (Stat.Jatim'99)
  • Luas Lautan 110.000.00 km²
    (Dinas Kelautan'99
  • Luas Lahan 1.228.670,56 Ha
    (Stat. Jatim'99)
  • Industri 224.934 unit
    (Stat. Jatim'99)
  • Hutan .226.164,12 Ha
    (Stat.Jatim '99) ?
  • Pertambangan 2.942.260 Ha
    (Distam '99)
  • Tanah Padang/Kosong 23.872.38 Ha
    (Stat.Jatim'99)

1. Wilayah Administratif
(Data Statistik Jatim '99)
- Koordinator Wilayah          : 4 buah
- Pemerintah Kabupaten        : 29 buah
- Pemerintah Kota                 : 8 buah
- Kecamatan                         : 624 buah
- Kelurahan                           : 716 buah
- Desa                                   : 7.728 buah
- Kota Administratif               : 2 buah


2. Jumlah Penduduk : 34.899.236 jiwa
(Sumber BPS'99)

- Laki-laki               : 17.181.981 jiwa
- Perempuan           : 17.717.255 jiwa


3. Mata Pencaharian Penduduk
(Data Susenas'99 Prop. jatim)

- Sektor Industri ( 12,51%)
       Terdiri dari L=1.159.624orang+P= 928.227orang =2.087.851 orang
- Sektor Perdagangan (18,80%)
       Terdiri dari :L=1.333.614orang+ P = 1.804.805 Orang = 3.138.429 orang
- Sektor Pertanian ( 46,18%)
      Terdiri dari : L=4.876.155 orang + P=2.832.085 orang= 7.708.240 orang
- Sektor Jasa (12,78%)
       Terdiri dari : L=1.287.008 orang + P= 833.502 orang = 2.120.510 orang

4. Potensi Pertanian tanaman Pangan Hasil Produksi Per Tahun
(Sumber: Diperta Jatim'2000)

- Padi                : 1.760.991 Ha 9.024.393 Ton - --Jagung : 1.138.311 Ha 3.381.235 Ton
- Kedelai           : 401.809    Ha   417.920 Ton
- Kacang Hijau  : 84.880      Ha     83.826 Ton
- Kacang tanah   ; 160.436   Ha   126.436 Ton
- Sayuran            : 134.613   Ha 1.070.438 Ton
- Buah-buahan    : 135.049   Ha 2.666.201 Ton

5. Potensi perkebunan Hasil produksi Per Tahun
(Sumber BPS, Jatim 1999)
- Karet       : 24.531 Ha` 19.002,95 Ton
- Kopi        : 87.164 Ha 38.643 Ton
- Coklat     : 31.060 Ha 14.501,97 Ton
- Teh         : 4.396 Ha 6.475,52 Ton
- Cengkeh  : 37.562 Ha 8.565 Ton
- Tebu       : 173.283 Ha 951.772,35 Ton
- Tembakau : 112.651 Ha 95.959,31 Ton
- Kapas       : 1.492 Ha 1.439,28 Ton

6. Potensi Peternakan Hasil Produksi Per Tahun
(Sumber BPS 1999)

- Sapi                    : 3.380.545 ekor Daging : 72.960 Ton
- Sapi Perah          ; 129.773 ekor Susu : 200.232 Ton
- Kerbau               : 144.209 ekor Daging : 2.091 Ton
- Kuda                  : 29.031 ekor Daging : 78 Ton
- Babi                    : 27.876 ekor Daging : 14.129 Ton
- Kambing             : 3.230.229 ekor Daging : 10.760 Ton
- Domba               : 1.322.328 ekor Daging : 40.917 Ton
- Ayam                 : 50.888.385 ekor Daging : 66.290 Ton
- Telor                  : 60.139.483 Ton
- Itik                     : 2.281.548 ekor Daging : 1.178 Ton
- Telor                  : 10.218.593 Ton

7. Potensi Perikanan
       (Sumber BPS 1999)

- Perikanan Laut  : 288.817 Ton
- Perikanan darat : 131.233 Ton

8. Potensi Kehutanan
        (Sumber : Perum Perhutani Unit II Jatim'00)

- Jati      : 594.811,7 Ha
- Pinus   : 157.640,4 Ha

9. Tenaga Kerja
(Sumber : Kanwil Depnaker'99-00)
- Angkatan Kerja           : 16.691.884 orang
- Penduduk Usia Kerja   : 16.144.431 orang
- Pencari Kerja               :      881.011 orang
- Pengangguran               :      967.397 orang

10. Potensi Perdagangan
(Sumber BPS Jatim 1999)

- Eksport                              : 4.326.613.055 US$
- Import                                : 7.334.147.528 US$
- Pengusaha Besar/Industri     : 588.368
- Pengusaha Kecil :

11. Potensi Panjang Jalan
(Sumber Data : PU Bina Marga)
- Jalan Propinsi : 3.731,8 Km²
- Jalan Kabupaten/Kota : -
Terbagi atas : 1.783,56 Km² (Jalan Nasional)
1.948,25 Km² (Jalan Propinsi
12. Sektor Jasa Perhubungan
(Sumber Data : DLLAJR dan Perhubungan)
- Jasa Angkutan Darat : 44 buah (Terminal) , 31 buah (Stasiun)
- Jasa Angkutan Laut : 15 buah (Pelabuhan)
- Jasa Angkutan Udara : 1 buah (Bandara )

13. Pendidikan
(Sumber Data : BPS Jatim 1999)
- Jumlah SD : 22.322 buah
- Jumlah SLTP : 1.300 buah
- Jumlah SMU : 1.266 buah

- Jumlah PTN : 9 buah
(Sumber : Agenda Jatim'00)
- Jumlah Madrasah/N : 138 buah Swasta : 6.991 buah
- Tsanawiyah/N : 178 buah Swasta : 1.897 buah
- Aliyah/N : 82 buah Swasta : 611 buah
(Sumber : Depag)
- Jumlah PTS : 231 buah
(Sumber : Kopertis'00-01)
PT Kopertis - Universitas : 65 buah
- Institut : 14 buah
- Sekolah Tinggi : 114 buah
- Akademi : 34 buah
- Poltek : 4 buah

14. Jumlah Murid
(Sumber data : P dan K Jatim)

SD = 3.066.640 orang SLTP = 1.089.073 orang SMU = 407.301 orang
Putus sekolah

SD = 6.793 orang SLTP = 896 orang SMU = 2.110 orang
Jumlah Lulusan
SD = 483.841 orang SLTP = 235.240 orang SMU = 66.247 orang

15. Potensi Pariwisata
(Sumber Data : Dinas Pariwisata '00)

- Alam
   Pegunungan : 10
   Pantai : 23
   Goa : 8
   Candi : 11
- Budaya : Situs candi
   Kesenian Daerah : 7

16. Potensi Pertambangan

- Pasir Kwarsa : 97.531,24 Km²
- Marmer ; 239.482 Km²
- Batu Trass : 23,915.00 Km²
- Dolomit : 30,622,50 Km²
- Emas : -

17. Jumlah Rumah Sakit
(Sumber Data : Dinas Kesehatan)

- Rumah sakit Umum Pemerintah : 41 buah
- Rumah sakit Umum swasta ; 52 buah
- Puskesmas : 928 buah
- Rumah Sakit Khusus Pemerintah : 14 buah
- Rumah sakit khusus swasta : 19 buah
- Rumah sakit ABRI/POLRI/BUMN : 26 buah

18. Inflasi Jawa Timur
Tahun 1999/2000 : 0,03% s/d Juni 2001 1,67%

19. Pendapatan Asli Daerah
Tahun 2000 ; Rp. 461.462.786.894,94,-
(Sumber Data : BPS 1999/2000)

20. Media Massa Tahun 2000

a. Televisi
- TVRI Surabaya
- Televisi Swasta : SCTV, RCTI, ANTV,TPI
- Presentasi Siaran TVRI SUrabaya tahun 2000

PROSENTASE SIARAN TELEVISI STASIUN SURABAYA TAHUN 2000
KELOMPOK ACARA PROSENTASE


Pemberitaan/Penerangan
Pendidikan/Olah Raga
Budaya/Drama
Musik/Hiburan
Siaran Pedesaan
Lain-lain

28,57
10,04
14,93
14,03
0
-
Sumber : TVRI Stasiun Surabaya

b
. Radio
      - RRI                 : 5 (Surabaya, Malang, Madiun , Jember dan Sumenep)
      - RKPD             : 37 buah
      - Radio Swasta   : 113 stasiun.


PERKEMBANGAN RADIO SWASTA DI JAWA TIMUR
SELAMA TIGA TAHUN TERAKHIR TAHUN JUMLAH

1998
1999
2000
93
95
113


Sumber : Dinas Infokom

MATERI SIARAN RRI SE JAWA TIMUR
MATERI SIARAN PROSENTASE

Siaran berita
Siaran Penerangan
Siaran Pendidikan/Kebudayaan
Siaran Agama
Siaran Hiburan/Olah Raga
Siaran Niaga
Siaran Penunjang/LayananMasyarakat
17,3
15,63
19,19
7,55
47,70
0,13
2,49

Sumber : RRI SURABAYA

c. Penerbitan Pers : 114 buah terdiri dari
(Eks Kanwil Deppen. prop. Jatim'1999)
         - Surat Kabar Harian        : 35 buah
         - Tabloit                           : 58 buah
         - Majalah                         : 21 buah

d. Film

TABEL PEREDARAN FILM EROPA - AMERIKA
TAHUN JUMLAH

1998
1999
2000
49
42
18

Sumber : Dinas Infokom

TABEL PEREDARAN FILM ASIA NON MANDARAIN

TAHUN
1998
1999
2000
JUMLAH
6
21
10

Sumber : Dinas Infokom

TABEL PEREDARAN FILM MANDARIN

TAHUN
1998
1999
2000
JUMLAH
25
11
5

Sumber : Dinas Infokom

TABEL PEREDARAN FILM NASIONAL

TAHUN
1998
1999
2000
JUMLAH
9
10
8

Sumber : Dinas Infokom


PERKEMBANGAN JUDUL BIOSKOP
TIGA TAHUN TERAKHIR

TAHUN
1998
1999
2000
JUMLAH
125
75
75

Sumber : Dinas Infokom


[ Kembali ]
 
 

Send your feedback at infokomjatim@gmail.com, Dinas Informasi dan Komunikasi Pemda Jatim, Jl. Rajawali 6 - 8, Surabaya 60176, INDONESIA.
Telp +61-31-352-2636, +61-31-352-3642 Fax. +61-31-353-1008.
Copyright ©2010 by d-infokom-jatim.go.id, Allright Reserved.
For Online partnership queries mail to : infokompartner@gmail.com